Jakarta (Antara) - Pemerintah memperkirakan volume impor untuk menutupi defisit penyediaan bahan bakar minyak di dalam negeri bakal mencapai 575 ribu barel per hari pada 2015. Direktur Pembinaan Program Migas Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi di Jakarta, Jumat mengatakan, defisit BBM bakal terus selama belum ada penambahan kapasitas produksi kilang di dalam negeri. "Konsumsi BBM meningkat, sementara produksi kilang dalam negeri cenderung stagnan sampai nanti ada penambahan kapasitas dalam beberapa tahun mendatang," katanya. ...
Read More http://ift.tt/1BlytKT