VIVAnews - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), Mohamad Nasir, mengakui bahwa peneliti di Indonesia masih tergolong rendah bila dibandingkan dengan negara tetangga.Saat ini, disampaikannya, untuk tahun 2012 rasio peneliti per 10.000 hanya ada 7,25 persen yang aktif. Meski angka tersebut mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun 2009 yang sekitar 3,60 persen."Angka ini masih jauh dibandingkan dengan Malaysia (16,43 persen) dan Singapura (64,38 persen)," ujar Nasir di Gedung BPPT, Jakarta, Rabu 3 Desember 2014 kemarin. ...
Read More http://ift.tt/1yQei77