Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terperosok dalam karena serbuan faktor eksternal. Mulai dari pemulihan ekonomi AS sampai terpengaruh kebijakan Bank Sentral Rusia yang menaikkan suku bunga acuan hingga 650 basis poin (Bps) menjadi 17 persen.Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, kurs dolar AS mengalami penguatan hampir ke seluruh mata uang dunia. Ini merupakan gejala global yang masih akan terjadi sampai AS menuntaskan normalisasi kebijakan moneter. Dari datanya, pelemahan mata uang terparah menimpa Rubel Rusia dan Yen Jepang. ...
Read More http://ift.tt/1BP9Kik