Jakarta (Antara) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyarankan agar perusahaan tercatat atau emiten di pasar modal domestik untuk menyelaraskan pendapatan dengan utang dalam bentuk dolar AS sehingga tidak mengganggu kinerja keuangan di tengah pelemahan mata uang rupiah. "Pekerjaan Rumah (PR) bagi perusahaan baik emiten maupun non-emiten bisa menyelaraskan pendapatan dengan utang, jangan berhutang dolar AS jika pendapatannya dalam bentuk mata uang rupiah," ujar Ito Warsito di Jakarta, Rabu. ...
Read More http://ift.tt/1A9rEgn