VIVAnews - Perdagangan saham Malaysia Airline System Bhd (MAS) akan ditangguhkan (suspended) mulai 15 Desember nanti, menindaklanjuti rencana delisting maskapai milik pemerintah Jiran tersebut.Khazanah Nasional Bhd, pemegang saham mayoritas MAS, berencana untuk mengambil alih maskapai dari swasta pada akhir tahun. Ini adalah bagian restrukturisasi dengan anggaran 6 miliar ringgit (US$1,8 miliar).Mengutip Reuters, Jumat, 5 Desember 2014, restrukturasi MAS ini ditargetkan bakal mengembalikan keuntungan penerbangan ini dalam waktu tiga tahun setelah delisting. ...
Read More http://ift.tt/1FWKnNL